|
|
| Karakter |
Tubuh berukuran sedang (20 cm).
Mahkota coklat gelap. Alis putih. Kekang hitam. Tubuh bagian atas coklat.
Tenggorokan, dada, dan perut putih. Coretan pada sisi lambung.
Iris coklat, paruh hitam, kaki abu-abu merah jambu. |
Hidup dalam kelompok, berbaur dengan jenis
Cucak lain. Lebih sering mencari makan di atas tanah.
Makanan: cacing, kumbang, jengkerik, ulat, kuncup, buah-buahan kecil. |
Sarang berbentuk cawan dalam, dari ranting,
daun, serat, pada dahan halus.
Telur berwarna keputih-putihan, berbintik banyak coklat dan ungu, jumlah 2-3 butir.
Berbiak sepanjang waktu. |
| Habitat |
Habitat terbuka, vegetasi sekunder, kebun,
tepi jalan.
Tersebar sampai ketinggian 1.500 m dpl. |
| Penyebaran |
Asia tenggara, Semenanjung Malaysia, Filipina,
Sunda Besar.
Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Lombok,
Introduksi: Sulawesi. |
| Penyebaran
Lokal |
Jrakah, Tugu, Semarang: tepi kawasan lahan
basah.
Tembalang, Semarang: kebun, tegalan.
Sekarang, Gunungpati, Semarang: kebun, tegalan.
Wanawisata Penggaron, Ungaran: hutan sekunder.
Medini, Limbangan, Kendal: hutan sekunder. |
| Status |
Penetap.
Jumlah sedikit dan frekuensi jarang.
Peringkat perjumpaan: (3) sedang. |
| Suara |
Suara nyanyian.
Suara nyanyian.
Suara nyanyian.
Penggaron, Ungaran - © Baskoro |
Deskripsi:
Suara nyanyian berulang "jok-jok-jok-jok..." |
| Video |
Klip
asli belum tersedia. |
| Catatan |
| - |
|