 |
 |
| Jantan - Gonoharjo, Boja
- © Baskoro |
 |
 |
| Betina - Tembalang,
Semarang - © Baskoro |
 |
 |
| Tinjomoyo, Gunungpati,
Semarang - © Baskoro |
 |
| Pose terbang -
Tinjomoyo, Gunungpati, Semarang - © Baskoro |
 |
| Pose terbang -
Penggaron, Ungaran - © Tomang |
 |
| Detil tubuh betina -
Penggaron, Ungaran - © Baskoro |
|
| Karakter |
Tubuh berukuran kecil (15 cm).
Berwarna abu-abu, merah, dan hitam.
Perbedaan dengan Sepah lain: kepala dan mantel abu-abu.
Betina: Tubuh bagian bawah keputih-putihan, lebih buram, Tubuh bagian atas abu-abu
kecoklatan.
Iris coklat, paruh hitam, kaki hitam. |
Terbang dalam kelompok kecil yang aktif dan
ribut. Mencari makan di puncak pohon tinggi.
Makanan: ulat kupu, laba-laba, tempayak, serangga lain. |
Sarang berbentuk cawan rapi tersembunyi pada
tajuk tinggi.
Telur berbintik coklat keunguan, jumlah 2 butir.
Berbiak bulan Maret-Agustus. |
| Habitat |
| Dataran rendah, hutan sekunder, hutan
mangrove, perkebunan, tegalan. |
| Penyebaran |
India, Asia tenggara (tak ada di Semenanjung
Malaysia).
Kalimantan, Jawa, Bali. |
| Penyebaran
Lokal |
Tembalang, Semarang: kebun, tegalan.
Sekarang, Gunungpati, Semarang: kebun, tegalan.
Wanawisata Penggaron, Ungaran: hutan sekunder.
Gonoharjo, Boja, Kendal: hutan sekunder.
Gedongsongo, Ambarawa: hutan pinus. |
| Status |
Penetap.
Jumlah banyak dan frekuensi sering.
Peringkat perjumpaan: (2) agak mudah. |
| Suara |
Suara panggilan.
Suara panggilan.
Suara panggilan.
Tembalang, Semarang - © Baskoro |
Deskrispi:
Suara panggilan bernada tinggi, berdering "tsyi-tsyi-tsyi-tsyi" |
| Video |
Jantan, pose
bertengger.
Betina, pose
bertengger.
Tembalang, Semarang - © Baskoro |
| Catatan |
| - |
|